Minum Kopi Hitam Menyehatkan Tubuh?

Di tengah perubahan gaya hiudp dengan menjadikan kopi sebagai salah satu minuman yang prestige, banyak orang yang masih menganggap kopi sebagai sumber penyakit. Lalu sebenarnya apa kandungan kopi dan bagaimana efeknya bagi tubuh? Dari beberapa artikel media daring, aku sarikan beberapa informasi tentang kandungan dan manfaat kopi.

Dari sejarahnya, kopi adalah tanaman yang berasal dari Abyssinia, Afrika (saaat ini mencakup Ethiopia dan Eritrea) yang dipopulerkan oleh orang Arab. Kopi kemudian masuk Eropa pada abad 17 dan menjadi barang komoditas yang mahal dan banyak dicari, tidak hanya sebagai obat, tetapi juga sebagai bahan minuman yang diperjualbelikan di kedai-kedai. Sejak itu, kopi menyebarluas dan mendunia hingga ke Indonesia. Kopi di Indonesia dikembangkan oleh penjajah Belanda pada waktu itu. Dari segi kandungan dan manfaat, kopi mengandung berbagai zat bergizi dan manfaat bagus bagi tubuh sebagai berikut.

1. Meningkatkan Kinerja Otak

Kafein dalam kopi meningkatkan dopamin yang dapat meningkatkan kinerja sel saraf. Selain itu, kafein juga meningkatkan fungsi memori, memperbaiki mood, dan fungsi kognitif umum.

2. Mengandung Zat Bergizi

Kopi memang terkenal dengan kandungan kafeinnya. Nyatanya, selain kafein, banyak zat bergizi lain yang terkandung dalam kopi, antara lain vitamin B2, B3, B5, mangan, dan kalium.

3. Sumber Antioksidan

Kopi juga kaya antioksidan. Kandungan antioksidan dalam kopi lebih banyak daripada buah dan sayur. Seperti kita ketahui, antioksidan merupakan zat penting bagi tubuh untuk mencegah radikal bebas yang menyebabkan banyak penyakit berat seperti kanker. Menurut para peneliti di Universitas Scranton, kopi adalah sumber antioksidan nomor satu di Amerika Serikat.

4. Mengurangi Risiko Kanker

Penyakit berat seperti kanker yang merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia pun dapat dicegah dengan rutin meminum kopi. Kopi salah satunya dapat mencegah penyakit kanker hati, penyakit tertinggi ketiga yang mematikan di seluruh dunia. Menurut peneliti Italia, penurunan penyakit kanker hati hingga 40% dapat diperoleh dengan rutin meminum kopi.

5. Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2

Selain mengurangi risiko kanker, meminum secangkir kopi hitam secara rutin dapat mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2, penyakit yang saat ini tidak hanya diidap orang berusia tua, tetapi saat ini orang muda di bawah usia 40 tahun pun sudah berisiko mengidap penyakit ini. Penelitian menunjukkan peminum kopi 23-50% lebih rendah terkena penyakit diabetes tipe 2. Peneliti di UCLA mengidentifikasi bahwa minum kopi mampu meningkatkan kadar protein globulin (SHBG). SHBG akan mengontrol aktivitas hormon seks tubuh (testosteron dan estrogen) yang berperan dalam peningkatan risiko diabetes tipe 2.

6. Mengurangi Depresi

Manfaat lain yang didapatkan dari rutin mengonsumsi kopi hitam adalah menurunkan risiko depresi. Pada zaman yang serba cepat dan banyak tuntutan saat ini, penyakit depresi rentan dialami. Penelitian Harvard University tahun 2011 menunjukkan perempuan yang minum kopi empat cangkir per hari 20% lebih rendah terserang depresi.

7. Mengurangi Risiko Alzeimer dan Parkinson

Alzaimer adalah penyakit kondisi seseorang mengalami penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, dan perubahan perilaku karena gangguan pada otak. Parkinson adalah penyakit kerusakan otak yang memengaruhi sistem gerak. Kedua penyakit ini diketahui belum ada obatnya. Namun, penyakit ini dapat dicegah. Salah satunya dengan mengonsumsi kopi. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Research Institute of McGill University Health Center (RI MUHC) yang diterbitkan dalam jurnal Neurology, kafein dalam kopi dapat membantu mengontrol gerakan pada orang yang menderita Parkinson.

8. Membantu Proses Diet

Kafein dalam kopi selain meningkatkan daya kerja otak, juga dapat membantu membakar lemak dalam tubuh. Kafein dapat membakar lemak 10% bagi orang berat badan berlebih. Selain itu, kafein mampu meningkatkan metabolisme tubuh sebanyak 3-11%. Dengan demikian, rutin meminum kopi hitam akan bermanfaat bagi orang-orang yang sedang diet.

Di samping membakar lemak tubuh, kafein juga bisa memecah lemak dalam darah dan melepasnya sebagai asam lemak yang dapat menjadi cadangan energi bagi tubuh. Kopi meningkatkan hormon adrenalin sehingga mampu meningkatkan performa tubuh sebanyak 11-12%. Tubuh yang tadinya lelah dapat lebih bertenaga karena mendapatkan sumbangan energi dari kafein dalam kopi.

Dengan komposisi dan jumlah takaran yang sesuai serta waktu konsumsi kopi yang tepat, kopi yang dianggap sebagai sumber penyakit justru akan memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Diikuti dengan cukup minum air putih, pola makan dan gaya hidup sehat, olahraga teratur, tidak merokok, serta tidak begadang, kopi dengan tidak ditambah dengan krimer, susu, serta gula berlebih dapat menjadi suplemen yang sangat baik bagi tubuh.

Di tulisan lain tentang kopi, dibahas waktu terbaik minum kopi. https://asankagantari.wordpress.com/2018/07/31/waktu-terbaik-minum-kopi/

 

Tulisan ini disarikan dari beberapa artikel media daring di alamat:

https://historia.id/kuliner/articles/kopi-yang-mengubah-eropa-PddlP

https://nusantaratv.com/KamuTau/read/10112630/Asal-Usul-dan-Sejarah-Kopi-Di-Indonesia

http://www.healthline.com/nutrition/top-13-evidence-based-health-benefits-of-coffee

http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/expert-answers/coffee-and-health/faq-20058339

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s