Daripada Bete, Nulis Aja

Snapshot_20171002_3

“Menulis Dapat Menyelamatkan Hidupmu”

Menulis memberimu tempat untuk menyimpan dan menikmati kenangan, pengetahuan, pemikiran, keinginan, perasaan, dan tujuanmu. Menulis dapat membantumu menciptakan kembali dirimu. Bagaimana? Dengan mengasah pandanganmu mengenai siapa dirimu, apa yang kamu inginkan, dan ke mana kamu akan pergi. Menulis dapat memberimu harapan, membantumu bermimpi luas dan dalam, serta membuatmu tahu bahwa kamu tidak sendirian.

Menulis juga membantumu mengungkapkan perasaan yang sesungguhnya dan memahami diri dengan lebih baik. Terutama, ia dapat membuatmu merasa lebih hidup.

Aku salinkan dua paragraf pengantar yang penulis buku Daripada Bete, Nulis Aja, Caryn Mirriam Goldberg, Ph.D., tulis dalam pendahuluan. Buku ini merupakan buku pertama yang membuatku tertarik untuk menjadikan kegiatan menulis sebagai salah satu cara untuk meluapkan segala emosi dan pemikiran yang ada di hati dan otak. Buku ini sebenarnya buku untuk remaja. Namun, menurutku tidak hanya remaja yang bisa menikmati buku ini, tetapi juga orang dewasa yang ingin mendalami kegiatan menulis. Sebab buku ini menuturkan sejak awal mengapa, bagaimana, dan apa menulis itu. Membaca buku ini seperti merefleksikan kembali tujuan dan mau ke mana tulisan kita arahkan, manfaat apa yang bisa kita berikan untuk diri sendiri dan orang lain dari kegiatan menulis dan dari tulisan yang kita buat.

Buku ini terdiri dari empat bagian berikut ini.

Bagian pertama, yaitu “Cobalah! Memahami Diri dengan Menulis”

Bagian kedua, yaitu “Menyelami Hidup: Membuat Gelombangmu Sendiri”

Bagian ketiga, yaitu “Penghalusan: Mengapa harus Revisi?”

Bagian keempat, yaitu “Anggaplah Rumah Sendiri: Menulis di Tengah Masyarakat”

Di bagian pertama akan kita temukan pembahasan tentang banyak alasan untuk menulis. Di sini disebutkan dua belas alasan menulis. Selain itu, juga akan kita temukan cara berpikir seperti penulis dan berpikir kreatif sehingga dapat meningkatkan daya kreativitas kita. Kiat-kiat menulis sehingga dapat melatih dan mengasah keterampilan menulis kita juga akan ditemukan pada bagian ini.

Bagian kedua buku ini membantu kita untuk membiasakan diri kita menulis. Kita akan menemukan banyak aktivitas menulis yang membantu kita memahami dunia kita sendiri, diri sendiri, perasaan kita, pikiran kita, dan keinginan kita di masa depan. Dengan memperbanyak latihan kita akan tahu tulisan yang bagaimana yang cocok dengan diri kita.

Di bagian ketiga dijelaskan mengapa tulisan yang kita buat harus direvisi dan bagaimana caranya agar tulisan kita itu semakin baik dan kuat. Kita akan tahu kapan tulisan kita harus dipotong, diganti, diubah, dan kapan dibiarkan apa adanya.

Bagian keempat membahas hubungan penulis dengan pembaca, bagiamana kita mengikuti pelatihan-pelatihan menulis, bergabung dalam komunitas menulis, dan berusaha agar tulisan karya kita dapat diterbitkan sehingga manfaat dari menulis dapat meluas.

Dari buku ini aku belajar bagaimana tulisan kita yang berawal dari luapan emosi dan pikiran, ketika kita serius menuliskannya, merawatnya, menumbuhkembangkannya, bisa memberikan manfaat lebih luas dari yang kita bayangkan, sebagai cara menerapi diri, meningkatkan kreativitas, sebagai ajang berbagi kepada orang lain, serta membuat diri kita bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk dunia meskipun kecil.

Jadi memang sengaja aku mereview buku Daripada Bete, Nulis Aja ini sebagai awalan pemanasan tantangan untuk bisa menulis setiap hari. Menulis apa pun dengan genre apa pun. Kakakku yang sedang hobi fotografi menantang dirinya sendiri di Instagram untuk mengupload foto-foto nonselfie setiap hari. Dia menamainya #project365.

Meskipun sekarang sudah hampir akhir tahun, tiga bulan lagi tahun Masehi berganti, tidak apalah untuk memulai tantangan menulis setiap hari. Sementara kalau kita memakai tahun baru Hijriyah, hari ini masih bulan Muharram 1439. Itu berarti meski sudah terlewat beberapa hari di bulan Muharram, masih ada waktu di bulan pengawal tahun Hijriyah ini untuk kita memulai. Tidak ada kata terlambat untuk memulai suatu kebaikan ‘kan. Nama yang kuberikan untuk proyek ini adalah #project1439

Oke. Mari kita meluruskan niat, menetapkan tujuan, membuat rencana, mencari ide, dan tentu saja menulis.

Selain rumah tulisan asankagantari.wordpress.com ini, ada juga rumah tulisan lain yang juga sering disinggahi, yaitu asankagantari.tumblr.com

Nantinya, mungkin tidak setiap hari aku akan menulis di rumah ini. Akan ada waktu aku menulis di rumah tumblr. Yang terpenting tetap menulis setiap hari di mana pun rumah tulisannya disinggahi.

Cmiiww…

#harikeduaoktober

#mulaihujan

#semogaberkah

#akusukahujan

#menulisuntukkebaikan

#project1439

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s