Rezeki Tidak Terduga

Hari ini hari ke-26 bulan Agustus. Bagi orang kantoran yang mendapat gaji setiap tanggal 1, akhir bulan seperti saat ini adalah waktu untuk berhemat ekstra. Memutar otak, meredam nafsu agar uang yang tersimpan cukup sampai waktu nerima gaji. Begitulah kondisi yang sedang saya rasakan sebelum saya membuat tulisan ini.

Saya terbiasa memisahkan uang untuk jajan dan pengeluaran bulanan dengan uang untuk tabungan dan untuk dana cadangan. Ada tiga rekening yang saya miliki. Satu untuk tabungan, satu lagi untuk dana cadangan, dan yang terakhir untuk uang konsumsi bulanan. Jadi selama uang di rekening konsumsi masih cukup untuk memenuhi kebutuhan sampai akhir bulan, saya tidak khawatir untuk mengonsumsi uangnya karena itu memang diposkan untuk konsumsi dan pengeluaran selama sebulan.

Di awal bulan, setelah saya menerima transfer gaji, seketika itu pula pengeluaran-pengeluaran wajib bulanan saya tunaikan. Bayar zakat dan sedekah, mengirimkan uang saku bulanan untuk adik yang kuliah di kota apel, bayar bpjs, Biaya kursus, menyetor cicilan uang pembelian hewan kurban ke panitia kecil di lingkungan rumah karena khawatir kalau saya yang menyimpan uangnya akan terpakai (tidak terasa loh kalau kita selama setahun menyicil menyisihkan penghasilan kita untuk membeli hewan kurban) dan lain-lain. Dan memasukkan uang ke rekening simpanan dan rekening konsumsi bulanan. Untuk biaya pengeluaran bulanan saya hanya mengandalkan uang yang ada di pos konsumsi/pengeluaran. Kalau tidak sangat penting sekali, simpanan tidak saya gunakan.

Bulan ini sudah saya prediksikan akan banyak pengeluaran lebih banyak dari bulan sebelumnya. Banyak undangan nikah, banyak teman yang lahiran, dan acara-acara istimewa lainnya. Sengaja saya lebihkan jumlah uang yang saya masukan ke rekening pengeluaran.

Namun, ternyata pengeluaran lebih banyak dari yang saya perkirakan. Sementara uang di rekening pengeluaran sudah menipis. Hanya cukup membeli pertamax untuk motor agar bisa pulang pergi kerja dan ke sana kemari selama seminggu.

Uang di luar pos konsumsi tidak akan terutak-atik selama tidak butuh-butuh banget. Ini adalah tentang bagaimana mengatur kondisi dan nafsu untuk ini itu. Jatah untuk konsumsi ya sejumlah itu, cukup atau tidak, ya harus dicukupkan. Pintar-pintarnya diri mengatur pengeluaran.

Di saat sudah tidak ada lagi uang di pos pengeluaran, hanya cukup agar rekening itu tidak diblokir karena kurang saldo, sementara masih ada kebutuhan pengeluaran dan tanggal gajian masih 10 hari lagi. Ketika itu pula Allah hadirkan rezeki tidak terduga.

Tiba-tiba seorang teman menghubungi saya, ia ingin melunasi hutangnya. Uang beberapa ratus ribu yang dia pinjam ke saya tiga tahun yang lalu. Yang bahkan saya sudah lupakan. Sudah lama juga tidak bertemu dengan teman yang satu itu.

Teman itu meminta maaf baru bisa melunasi hutangnya setelah tiga tahun. Ternyata dia tidak lupa. Pernah sekali saya menagihnya tapi kondisinya waktu itu ia belum bisa membayar. Yasudalah tak apa. Begitulah berlalunya waktu, sampai saya lupa pinjaman itu.

Dan di saat saya membutuhkan, teman saya itu datang melunasi hutangnya. Rezeki Allah itu memang datang dari arah mana saja. Dari arah yang tidak pernah kita duga. Siapa yang menyangka pinjaman tiga tahun lalu yang sudah dilupakan, terlunaskan kepada saya di saat saya membutuhkan.

Itu pula yang meyakinkan saya bahwa ulat di dasar laut saja Allah jamin rezekinya, Allah jamin makanannya sehingga ia bisa hidup di dasar laut. Apalagi untuk manusia. Apalagi manusia tersebut teguh memegang ketakwaannya, ibadahnya, ikhtiarnya, dan doanya. Allah kasih rezeki dari jalan mana saja, dari jalan yang baik.

Saya sadari masih ada saudara-saudara lain di luar saya yang jauh lebih membutuhkan. Dan satu kali lagi saya kembali diajarkan tentang syukur, sabar, dan berbagi.

**Tulisan ini saya tulis sebagai pembuka WordPress saya yang sudah lama, setahun lebih tidak saya gunakan. Semoga niatan untuk memposting tulisan tidak alay mengalay seperti di akun tumblr bisa terwujud di akun ini…

Semangat. Doakan saya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s