Belajar Mencintai

mungkin awalnya tidak ada rasa suka. biasa saja. tidak membenci tidak pula menyayangi, bisa jadi itu karena belum saling mengenal. lalu kita dihadapkan pada pilihan: tetap seperti ini atau mulai belajar untuk membuka diri dan hati. untuk memberi dan menerima. untuk mulai belajar mencintai segala sesuatu yang ada, dengan segala kondisi, dengan segala kelebihan dan kekurangannya,

bagaimana mungkin kita dapat mencintai sesuatu jika kita tidak belajar mencintainya. pun ketika kita sudah jatuh cinta pada pandangan pertama, toh cinta itu harus terus dipupuk dan dirawat bukan? tentu dengan jalan yang halal dan benar.

akan mudah bagi kita jika kita mencintai sesuatu yang memang disukai. namun, bagaimana jika kita dihadapkan pada sesuatu yang tidak (ah bukan tidak, aku lebih senang mengatakan belum) belum dicintai? akankah kita bisa menerima dan mencintai sesuatu itu?

mencintai pun perlu proses belajar. belajar mencintai kelebihan dan belajar pula mencintai kekurangan. belajar mencintai dengan apa adanya, dengan tulus.

belajar mencintai hal yang tidak disukai padahal itu baik untuk kita dan kebaikan itu akan terlihat kemudian.

belajar mencintai hal yang baik dengan sewajarnya karena bisa jadi hal itu (akan) tidak baik untuk kita di kemudian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s