Dia yang Tidak Bernama

dia tidak pernah memilih korbannya

dia selalu ada, mengintai setiap manusia, merusak hati, membelokkan niat

ia datang memberi kesenangan semu, lantas

ia pergi meninggalkan luka dan air mata bagi mereka yang terinfeksi sangat dalam

ia datang dan pergi

menggoyahkan keteguhan mereka yang membuka ruang baginya untuk masuk dan terus memberikan waktu untuk dirinya tumbuh dan berkembang biak

merajalela..

meluluhlantakkan benteng pertahanan hati

2 September 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s