Super Mentor

Mau share acara #kultumsupermentor @dinopattidjalal yang diadain 25 april 2014 @ballroom, djakarta theatre ya, guys..

Jadi guys.. semalem yang dateng itu:

1. Alexandra Asmasoebrata
2. Taufiqoerrachman, Gubernur Akademi Angkatan Laut (aseli dia keren banget!)
3. Emirsyah Satar, CEO Garuda Indonesia
4. Habibie, penyandang disabilitas tapi bisa produce like $1.000 per month at least. Online marketer.
5. Sofyan. Anak Mapala Unpar yang dah mendaki gunung2 tertinggi di dunia
6. Dino Patti Djalal
7. Sandiaga Uno

Gue share kunci suksesnya per orang ya.

Habibie

Meskipun menyandang disabilitas, Habibie tetap survive.

Why?

“Karena minder/ngga itu berasal dari keluarga. Ketika keluarga tidak mengecilkan potensi, maka ia akan besar.”

Habibie ini punya ibu yang suportif. Ketika ibunya tahu bahwa fisik anaknya ngga bisa diandalkan, maka ibunya lari ke soft skill.

Habibie ikut kursus, seminar, dan menjelajah internet. Ibunya berperan banget deh.

So the moral of the Habibie’s story: doi punya mentor dan supportive environtment.
Lanjut yes.

Dino Patti Djalal

1. Abad 21 adalah abad “orang biasa”. Maksudnya, banyak perubahan yang dilakukan orang biasa “hanya” dengan bermodal sebuah ponsel pintar.

2. Individu is now a power. Jangan remehkan kekuatan seseorang. World is now borderless, limitless.

3. Ambil risiko. You are as good as the risk you take.

Emirsyah Satar

Menarik. Emir suka mengajak olahraga bawahannya. Kenapa olahraga? Karena ngga ada kasta dalam olahraga.

Kan dalam olahraga, ngga bisa dong CEO selalu jadi pemenang 😀

Mereka berolahraga tiap Rabu, pk. 17—maghrib. Sepedaan.

Tiap tiga bulan sekali, jajaran direksi Garuda mencuci pesawat. Sampe WC-WC-nya dicuci. Mereka nyuci ini peswat pk. 1 malem lho, saat semua pesawat dah kumpul.

“This is part of walk the talk,” he said.

Garuda dulu punya kantor di Jalan Merdeka. Tapi, sekarang kantornya pindah ke airport. “Garuda ngga butuh gedung bagus. Garuda butuh pesawat bagus.”

Sandiaga Uno

1. Dalam keterbatasan, ada extraordinary energy. Dino itu dulu di-PHK, pas zaman kerusuhan ‘98.

Ibarat kata, kalau dia ngelamar ke 10 perusahaan, dia ditolak sama 25 perusahaan. Ini metafor untuk menggambarkan kondisi saat itu yang segitunya.

Terus dia bikin perusahaan financial advisor bareng 3 temannya. Kini perusahaan tersebut mempekerjakan ribuan tenaga kerja.

“Pemimpin itu ngga boleh ‘emang gue pikirin’ terhadap suatu hal. Harus kepo.”

Aware of your surroundings. Harus tahu.

Serious leaders are serious readers. —Harriet Rubin via Sandiaga Uno

Work Ethics of a Leader:
1. Kerja keras
2. Kerja cerdas
3. Kerja tuntas
4. Kerja ikhlas

Alexandra Asmasoebrata

Alexandra jadi pebalap karena dipaksa sama ayahnya.

Dia dijejelin beraneka macam olahraga: basket, tenis, berkuda, renang, dll.

Sebagai pebalap perempuan, dia sering dapet kespesialan: tetap diliput meski kalah :p

Mau juara 1, 2, 3, atau 6 sekalipun, kalau ada kejuaraan balap, hampir pasti media meliput Alexandra.

Alex ini asli betawi. Entah kenapa bapaknya “iseng” ngasih nama macem bule. Padahal betawi asli :p

Quote kesukaan, “Never, never, never give up” —Winston Churchill
Taufiqoerrachman, Gubernur Akademi Angkatan Laut

Keren banget lah Bapak ini. Pernah membebaskan sandera dari perompak Somalia.

Pas hendak membebaskan kapal itu, kapal Amerika nanya, “,Ente mau ngapain ke sini?”

“Mau bebasin kapal dari perompak.”

“Mana surat tugasnya.”

Waduh. Ini nation task. Tugas negara. Kagak ada surat khusus.

“Ini tugas negara.”

“Ya tapi mana suratnya? Kalau ngga ada, ente ngga boleh masuk.”

“Yaudah kalau ngga boleh ente dah yang maju sana bebasin.”

“Ngga mau.”

“Yaudah kalau ente ngga mau, makanya ane aja.”

Singkat cerita, kapal Indonesia berhasil memasuki perairan Laut Arab. Bahkan, kapal Indonesia berani banget deketin kapal yang dirompak.

Deketnya tuh gini: bahkan dari kapal Indonesia bisa ngeliat bibir pantai, dan bisa ngeliat orang-orang yang dadah-dadah ke kapal Indonesia.

Pak Taufiq ini juga ngejaga banget kesolidan tim. “Ketaatan bisa diperintahkan, tapi kesetiaan adalah hal yang harus direbut oleh atasan.”

Komandan harus tangguh, prajurit harus profesional.

Pak Taufiq ngga otoriter. Setiap mau ambil keputusan, beliau brainstorm dulu, dengar aspirasi bawahan.

Baru deh, kalau keputusan dah diambil, keputusan jadi bersifat mutlak.

“Angkatan laut kalau dipikir-pikir lebih demokratis dari parpol ya. Parpol, kalau pendapat ngga diakui, bikin partai baru :p”

Ditulis oleh
@denty_kusuma

Diteruskan oleh
@dzatulmutiara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s