SELESAI SUDAH(?)

setelah tertunda tiga bulan akhirnya amanah itu diserahkan juga kepada orang lain. tongkat estafet itu sudah tidak lagi di tangan. sejak sabtu, pukull 16.15, tongkat amanah itu sudah berpindah tangan.

selalu dan selalu rasa itu hampir serupa rasanya. seperti permen nano-nano yang bergam rasa dalam sekali emut, manis, asem, kecut, asin. ada rasa lega, plong, rasa seperti habis berlari dan pada akhirnya sampai di garis finish. walaupun ngosh-ngoshan, walaupun menjadi juara atau tidak, rasa cita biasa sampai digaris finish, akhirnya. meskipun dengan berlari, berjalan, berjalan santai, sampai bahkan terseok-seok.

namun, di sisi hati yang lain ada rasa menyesal, sedih, marah, rasa bersalah, rasa tidak melakukan dengan maksimal. track itu hanya di lalui satu kali. masih ada pemandangan yang masih ingin dilihat, masih ada orang yang ingin ditemui, masih ada tempat yang ingin dijelajahi, masih banyak aktivitas yang masih ingin dilakukan, dan masih ada masalah yang ingin masinh diselesaikan.

tapi itulah hidup kita berpacu dengan watku. waktu tidak akan pernah menunggu kita untuk menghampirinya. kejam? mungkin bisa iya, bisa juga tidak. tergantung dari sudut pandang apa kita melihat waktu. namun, pada dasarnya waktu adalah baik. kita sendirilah yang membuatnya kejam.

tertanggal 2 Februari 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s